Wikipedia

Hasil penelusuran

Minggu, 23 Februari 2014

Fakta Mengenai Golongan Darah

Golongan Darah A
                Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.
Di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan.

                Golongan darah A memiliki kekuatan karakter yang mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa. Mereka cenderung menghindari konfrontasi, dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi mereka sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka lebih suka mengerjakannya sendiri. Orang-orang dengan golongan darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif, dan paling artistik di antara semua golongan darah yang ada karena kesensitifan mereka. 

Golongan Darah O
               Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif. Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia.
 
               Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat.

Golongan Darah B 
               Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif
               Pemilik golongan darah B membutuhkan diet yang bervariasi dalam memilih bahan pangan. Sebaiknya golongan darah B tidak mengkonsumsi daging ayam karena tinggi kandungan lektinya. Lektin ini bisa menyebabkan stroke, ganguan diabetes, ganguan otot dan hipertensi. Golongan darah B cocok dengan bahan pangan hasil-hasil peternakan seperti susu sapi dan keju. Namu demikian asupanya harus dibatasi karena tingginya lemak terkandung di dalam bahan ini.
Lewat buku ini bisa menjadi pedoman menyusun menu sesuai dengan golongan darah B untuk diaplikasikan selama satu bulan. Menu sengaja dipilih yang mudah dibuat, bahan mudah didapat dan cita rasa sesuai dengan lidah orang Indonesia. Penyusunan menu dibuat per hari, mulai dari sumber karbohidrat, lauk nabati, lauk hewani, hidangan sayuran, hidangan penutup atau jus sehat. Dengan panduan menyusun menu satu bulan akan memudahkan Anda di dalam menyusun menu diet sesuai dengan golongan darah B.
 
Golongan Darah AB
               Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.
           Darah AB merupakan darah zaman modern yang mempunyai kecenderungan terhadap penyakit modern. Oleh sebab itu, orang ber - Golongan Darah AB selalu disarankan melakukan teknik-teknik relaksasi dan meditasi supaya dapat mengurangi stress dan untuk melawan system imunisasi yang kurang sehat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar